ALL ABOUT TRISTAR BSD

ALL ABOUT TRISTAR IEU

ALL ABOUT TRISTAR KALIWARON

ALL ABOUT TRISTAR CRUISE

Senin, 30 Mei 2016

Kursus Masak Bersama Chef Ari Purwanto di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit

 Berbagi Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso

 
CHEF Ari Purwanto berbagi ilmu membuat aneka bakso kepada dua orang peserta kursus private bakso di dapur kuliner 1 Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, lantai 3 Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Sabtu (23/04/2016).
Peserta kursus private bakso itu adalah Amelia F. Kalasuso dan Mangatta Matandung dari Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka jauh-jauh dari Sulsel datang ke Surabaya hanya untuk belajar membuat bakso halus, bakso kasar, siomay, tahu bakso, kuah bakso dan sambalnya dari ahlinya langsung.

Kursus private satu paket lengkap bakso  –yang meliputi  enam resep-- dengan  dibimbing langsung oleh instruktur dari Laboratorium Praktik Akpar Majapahit chef Ari Purwanto. Selama membimbing peserta kursus private bakso, chef Ari dibantu oleh Arjun, asistennya. 

Kepada kru www.culinarynews.info, Amelia dan Mangatta menuturkan, tekadnya belajar private satu paket lengkap bakso mulai bakso halus, bakso kasar, siomay, tahu bakso, kuah bakso dan sambalnya di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, karena ingin ”menggoyang” Rantepao, ibukota Kabupaten Toraja Utara.

Wanita paro baya ini bertekad membuat sajian aneka bakso yang berbeda dengan yang sudah ada di Rantepao khususnya, baik dari aspek cita rasa, tekstur hingga cara penyajiannya, setelah belajar di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Surabaya.

”Saat ini, saya baru membuka café & resto di pusat kota Rantepao, dengan  menyajikan aneka masakan khas daerah Sulsel yang saya kelola sejak beberapa tahun silam,” ujar ibu paro baya ini, di dampingi  putrinya yang sekarang masih kuliah di jurusan International Business Management (IBM) Universitas Ciputra Surabaya.

Meskipun sudah punya usaha resto, namun dirinya tidak berhenti belajar sekalipun harus terbang ke Surabaya, ia akan melakoni. Pasalnya, ia ingin terus berkarya demi mengapresiasi hobinya masak memasak (kuliner) dengan memperbanyak menu masak yang saat ini dikuasainya sekaligus memenuhi kebutuhan kuliner pelanggan setianya di Kabupaten Toraja Utara Sulsel.

Amelia dan Mangatta semakin termotivasi belajar private membuat satu paket lengkap bakso  dari A sampai Z, setelah mendapat masukan dari chef Ari Purwanto, yang tidak pelit berbagi ilmu selama pelatihan. Instruktur masak yang berpenampilan kalem ini bahkan memberikan tips dan trik bagaimana membuat bakso yang enak untuk komersial dan disuka konsumen.

Selama kursus private satu paket lengkap bakso, chef Ari menjelaskan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bakso yang kenyal, kuah daging sapinya jernih dan citarasanya  sedap mengingat kaldunya hasil dari memasak tulang kaki (sengkel) sapi.

Pada saat kursus private bakso ini, peserta diajarkan cara membuat bakso halus dari daging sapi dan bakso kasar (memadukan adonan daging halus dan tetelan daging sapi yang dicincang kecil-kecil).

Selain bakso, peserta juga belajar membuat siomay (isinya berupa olahan udang, ikan tengiri dan tepung yang sudah dibumbui plus irisan wortel, bawang prei dan kentang), membuat tahu bakso (isinya dari hasil olahan udang, ikan tengiri dan tepung yang sudah diberi bumbu ditambah irisan wortel, bawang prei dan kentang).

”Setelah selesai membuat bakso halus, bakso kasar, siomay dan tahu bakso, peserta kursus private asal Rantepao Sulsel ini juga saya ajarkan bagaimana membuat kuah bakso yang sedap. Selain kuah bakso, saya juga mempraktikkan cara membuat sambal bakso yang teksturnya masih kasar sebagai ciri khas sambal tradisional warisan nenek moyang,” ujar chef Ari, yang sehari-hari menjadi dosen pada Prodi Culinary Akpar Majapahit.

Kaldu dari tulang kaki (sengkel) sapi yang dimasak beberapa jam sebelumnya menjadi pilihan utama demi mendapatkan citarasa kuah bakso yang sedap apalagi setelah ditambahkan bawang putih goreng, minyak bawang putih dan bumbu lainnya.

Untuk  membuat bakso yang kenyal dan enak rasanya, selain faktor pemilihan daging, bahan pengenyal daging,  tepung dan bahan pendukung lainnya seperti chicken powder dan bumbunya (bisa Anda beli di Toko 9), juga cara pengolahannya punya peranan penting.

”Penambahan bahan pengenyal daging –bisa Phosmix MP atau Sodium Tripoly Phosphate (STPP)—dan es batu 100 gram saat membuat adonan daging sapi untuk membuat bakso halus, akan menghasilkan pentol bakso yang kenyal, bertekstur halus dan enak rasanya,” terang chef Ari lagi.

Begitu juga penggunaan Soda Kie S dan Soda Kie P yang bersifat sebagai pembantu pembentukan gluten sehingga tidak terasa keras tetapi kenyal. Pengaplikasian bahan pengenyal Sodium Tripoly Phosphate (STPP) atau Phosmix MP 2,5 gram berfungsi sebagai pengenyal daging sehingga adonan daging untuk bakso halus yang diolah dengan mesin food processor tidak mudah menjadi bubur.



Nah, jika Anda tertarik menjadi peserta kursus wirausaha di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim Front Office (FO) Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar